Oleh: Aldy M. Aripin
Laki-laki memiliki kecenderungan memiliki pasangan hidup lebih dari
satu, entah itu pasangan legal, setengah legal atau illegal.
Kecenderungan ini oleh agama tertentu di akomodir dengan
memperbolehkan beristri sampai empat orang dengan persyaratan yang
sangat ketat, tetapi ternyata dalam prakteknya banyak hal yang tidak
diindahkan, contohnya rasa keadilan dan keiklasan. Pertanyaannya,
mungkinkah suami bersikap adil terdahap para istrinya? Benarkah para
wanita ihklas berbagi suami dengan wanita lain?.
Rasanya tak perlu dibahas karena setiap orang punya alibi dan alasan
masing-masing. Namun demikian, tak ada salahnya jika kita saling
mengingatkan minusnya memiliki istri lebih dari satu (tunggu dulu,
saya tak berdebat tentang izin agama, tapi mari kita meniliknya dari
sisi "rasa"). Bagi saya, memiliki istri lebih dari satu adalah sesuatu
yang mustahil, karena saya bukanlah laki-laki yang dilahirkan untuk
mampu mengelola konflik dalam rumah tangga akibat adanya istri lebih
dari satu (kasarnya, saya hanya mampu mengelola satu orang istri,
itupun penuh dengan kekurangan dan kelebihannya).
Orang tua saya menasehati, jangan pernah memiliki istri lebih dari
satu dalam waktu yang bersamaan dengan pertimbangan dan alasan :
1. Istri Pertama, Surga Dunia Akhirat.
Inilah perempuan sebenarnya istri, bukan hanya karena dia pertama kali
menemani dalam kehidupan lelaki pasangannya, tetapi mereka umumnya
memiliki ketangguhan yang tidak dimiliki oleh perempuan lain. Istri
inilah yang siap menerima kita, ketika kita tidak punya apa-apa,
Mereka umumnya melihat para suami apa adanya dan kebanyakan dari
memegang teguh janji setia yang pernah diucapkan. Tentu saja tidak
100% instri pertama yang terbaik, sebagaimana perempuan umumnya mereka
juga memiliki kekurangan dan tugas suamilah menutupi kekurangan
tersebut seperti mereka menutupi kekurangan suaminya.
2. Istri Kedua, Surga Dunia
Saya belum pernah menemukan istri kedua yang mau menikah dengan suami
yang miskin, umumnya mereka yang menjadi istri kedua setelah melihat
sang calon suami sedikit memiliki harta dan lelaki sepertinya tidak
mungkin akan memiliki istri kedua jika dia tidak memiliki harta. Dan
pada golongan ini, mereka akan dengan mudahnya meninggalkan suami,
jika sang suami sudah bangkrut. Karena mungkin yang mereka kejar hanya
harta (surga dunia). Suami yang memiliki istri lebih dari satu
memiliki kecenderungan berbohong yang tinggi, jika sudah begini,
mungkin saja kenikmatan dunia bisa diteguk tetapi akhirat?
3. Istri Ketiga, Neraka Dunia
Kehadiran istri ketiga umumnya diawali karena adanya rasa tidak puas
terhadap istri kedua (jangan sebut istri pertama), kekurangan pada
istri kedua dicoba tutupi dengan menghadirkan istri ketiga. Jika
seperti ini, pertengkaran demi pertengkaran dengan istri pertama dan
kedua seakan menjadi menu sehari-hari. Bahkan bisa jadi istri pertama
dan kedua sekongkol menghancurkan istri ketiga, bisa pula istri
pertama dan ketiga yang seiya sekata menggasak istri kedua atau istri
kedua dan ketiga mengeroyok istri pertama. Apa yang suami dapatkan
jika kondisnya sudah seperti ini? Hanya prahara satu ke prahara
lainya, bukankah ini sama dengan neraka di dunia? Jangan lagi berhayal
adanya surga akhirat.
4. Istri Keempat, Neraka Dunia Akhirat.
Jika istri tiga saja sudah menghasilkan neraka dunia, bagaimana dengan
hadirnya istri ke empat? Jika tiga istri saja saling tak akur,
janganlah bermimpi memiliki empat istri, karena keributan yang saling
sambung menyambung, tidak pernah putus, akhirnya suami stress dan
sangat terbuka kemungkinan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Keempat alasan tersebut nasehat orang tua saya dan berdasarkan
pertimbangan logika semata, tidak ada surey, yang saya lakukan hanya
melakukan pembicaraan singkat dengan beberapa orang yang saya kenal
memiliki istri lebih dari satu.
Sekalipun agama tidak melarang, tetapi cobalah telisik dengan teliti,
sanggupkah kita memenuhi persyaratan yang diharuskan? Jika kita berani
jujur, saya percaya jawabannya pastiTIDAK.
Jangan tergiur dengan hanya melihat/mendengar cerita sepihak bahwa
memiliki istri lebih dari satu itu nyaman. Jika kita bukan termasuk
orang-orang yang terpilih untuk memiliki istri lebih dari satu, jangan
memaksakan diri, karena hanya derita yang didapat.
Saya pernah mencoba mendebat orang tua saya bahwa Nabi junjungan saya
memiliki istri lebih dari satu dan baik-baik saja, beliau dengan tegas
menjawab "Kamu bukan Nabi!"
sumber:http://m.kompasiana.com/post/read/745410/1/4-alasan-mengapa-lelaki-sebaiknya-hanya-memiliki-satu-istri.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
silakan komeng agan sanagt ditunggu